Kamis, 21 Juni 2018

DARI TITIK NOL MENJADI ENTERPRENEUR MULIA



Prinsip 3 K Dasar Pengusaha Sukses
Basrizal Koto







“Orang sukses akan selalu memiliki keinginan untuk terus bergerak. Mereka selalu bergerak karena mereka tahu bahwa waktu akan jadi sia-sia dengan menunggu. Oleh karena itu, jangan biarkan dirimu menunggu. Jemputlah kesempatanmu hari ini.. Menunggu akan memakan separuh usiamu” kata motivasi untuk mengawali kisah perjalan kesuksesan tokoh ini.



Nama Lengkap           : Basrizal Koto
Lahir                              : 11 Oktober 1959 Kampung Ladang, Pariaman, Sumatera Barat

Tempat Tinggal         : Pekanbaru, Riau
Kebangsaan               : Indonesia
Agama                       : Islam
Istri                            : Mukhniarti Basko
Orang Tua                 : Ali Absyar dan Djaninar



Basrizal Koto terkenal di dunia bisnis properti. Ia adalah orang di balik sejumlah proyek besar di Sumatera, antara lain: Minang Plaza, Superblok Green City, dan Basko Hotel. Selain itu, ia juga mempunyai bisnis di bidang percetakan, media, peternakan, hotel, properti, dan pertambangan. Dalam organisasinya ia sebagai  ketua Forum Silaturahmi Saudagar Minang (FSSM) (2008-2013), ketua umum Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) (2000-2015), ketua Yayasan Pendidikan Bunda Riau, dan ketua Pembina ESQ Provinsi Riau.

Basko lahir di Kampung Ladang, Pariaman dari pasangan Ali Absyar dan Djaninar. Masa kecilnya sangatlah getir, dimana Basko sempat merasakan hanya makan sehari sekali, di mana untuk makan sehari-hari saja sang ibu harus meminjam beras ke tetangga. Ayahnya hanyalah bekerja sebagai buruh tani yang mengolah gabah. Karena susahnya hidup, ia ditinggal ayahnya yang pergi merantau ke Riau. Ketabahan sang ibu yang dipanggilnya amak dalam menghadapi kehidupan selalu membekas dihatinya.
Meski sempat bersekolah hingga kelas lima SD, Basko akhirnya berkesimpulan bahwa kemiskinan harus dilawan bukan untuk dinikmati. Atas seizin ibunya, diapun memilih pergi merantau ke Riau dibanding melanjutkan sekolah. Sebelum berangkat, ibunya berpesan agar menerapkan 3 K dalam hidup, yaitu pandai-pandai berkomunikasi, manfaatkan peluang dan kesempatan, serta bekerjalah dengan komitmen tinggi. 3 K itulah yang dia terapkan dalam berbisnis. Hal pertama yang dilakukannya di perantauan adalah datang ke terminal setelah subuh untuk mencari pekerjaan menjadi kernet. Berkat kemampuannya berkomunikasi, maka hari pertama dia sudah bisa membantu sopir oplet. Saat pertama jadi kernet, siang-malam dia bekerja hingga memungkinkan untuk menyewa rumah kontrakan guna menampung keluarga.
Basko yang panjang akal dan visioner mengawali usahanya dengan berjualan petai. Kendala yang di hadapi salama memulai bisnis atau usahanya yaitu uang. Meski tidak punya uang tetapi dengan modal kepercayaan, petai yang belum dibayar dibawanya ke restoran Padang dan dijual dengan selisih harga yang lebih tinggi. Perjalanan hidupnya penuh warna dan keinginan untuk terus mengubah nasib mengantarnya menjajal berbagai macam profesi mulai dari kernet, sopir, pemborong, tukang jahit hingga akhirnya menjadi dealer mobil.
Kemahirannya berkomunikasi, membangun jaringan, menepati janji, dan menjaga kepercayaan akhirnya membawanya sukses menaklukan kemiskinan, membangun kerajaan bisnis, dan menciptakan lapangan kerja. Jumlah perusahaan yang dikelolanya kini mencapai 15 perusahaan dan sejak 2006 dia juga terjun ke bisnis penambangan batu bara di Riau, menyediakan jasa TV kabel dan Internet di Sumatra.
Dalam dirinya ada jiwa visioner. Pandangannya yang selalu optimis membuat ia tak segan mencoba berbagai pengalaman baru. Basrizal Koto tidak hanya pernah berjualan petai, ia juga pernah bekerja sebagai kondektur, sopir, pemborong, dealer mobil, dan tukang jahit.
Saat ini, Basrizal Koto menjalankan beberapa perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan yang dikelolanya masuk dalam MCB Group. Perusahan-perusahaan tersebut diantaranya adalah PT Basko Minang Plaza merupakan perusahaan yang membangun pusat perbelanjaan untuk masyarakat Padang, Pekanbaru. Dalam melakukan usahany di berbagai PT dan usahanya tidak begitu muadah didirikan begitu saja. Banyak penghalang dari berbagai usaha yang di dirikan dari Basrizal koto. Salah satunya banyak kerugian yang di alaminya dan pemalsuan berbagai data hasil dari usahanya. Tetapi Basrizal koto tiadak daim saja, melainkan ia trus intropeksi berbagai usahanya yang is jalankan dan dia menerobos penghalang kesuksesannya yang beberapa tahun membuat usanya tidak berjalan dengan baik.
Selain pusat perbelanjaan, Basrizal Koto mendirikan PT Cerya Riau Mandiri Printing (CRMP) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang percetakan, ia membangun PT Cerya Zico Utama yakni perusahaan yang menjalankan bisnis properti, PT Bastara Jaya Muda yakni perusahaan yang menggerakkan bidang tambang batubara, PT Riau Agro Mandiri adalah perusahaan yang melaksanakan ekspor impor ternak, PT Riau Agro Mandiri Perkasa yakni perusahaan yang bergerak dalam bidang pembibitan dan pengalengan daging, kemudian ada PT Indonesian Mesh Network merupakan perushaan yang fokus mengembangkan TV Kabel dan internet, serta Premier Basko Hotel di Padang yang dulunya bernama PT Best Western Hotel.
Premier Basko Hotel di Padang amat bersemangat dalam membangun dan menyediakan pelayanan hotel bintang lima pada tamunya. Hotel ini terdiri atas 180 kamar. Premier Basko Hotel adalah salah satu hotel yang dikelola oleh MCB Group. Selain Premier Basko Hotel, bisnis penginapan juga dikembangkan ke dalam Tower Condotel. Tak lupa pula ia membangun sebuah pusat perkantoran dan apartemen di Riau. Media massa yang berada di bawah kepempimpinanya juga beragam. Sirkulasi media miliknya dilakukan hampir di seluruh Pulau Sumatera sampai menjangkau Jakarta. Medi-media yang telah beredar tersebut adalah Harian Haluan di Padang, Harian Haluan Riau di Pekanbaru, Radio Mandiri FM di Pekanbaru, dan Harian Haluan Kepri di Batam.
Basrizal Koto pernah tergabung dalam beberapa organisasi. Di dalam organisasi ia selalu berada di posisi strategis, antara lain ia pernah menjabat sebagai ketua Forum Silaturahmi Saudagar Minang (FSSM) tahun 2008-2013, Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) pada 2000-2015, dan Ketua Yayasan Pendidikan Bunda Riau.Basrizal Koto hobi bermain golf. Permainan ini juga menjadi salah satu alatnya untuk menjalin kemitraan bisnis dengan pengusaha-pengusaha lainnya. Seringkali permainan golf menjadi ajang mengakrabi pengusaha, pejabat, dan rekan bisnis. “Dari permainan inilah saya membicarakan kemajuan usaha dengan rekanan bisnis hingga seringkali terbentuk sejumlah proyek baru dengan sejumlah tokoh-tokoh penting, baik dalam maupun luar negeri,” ujar pria itu kepada Investor Daily.
Ketika ditanya apakah yang membuat pak Basko mampu berkembang dan bertahan terus, maka beliau menuliskan rangkaian kalimat berikut, yang sangat menginspirasi:” Tidak ada kata menyerah,Tidak ada kata menyalahkan atas kemiskinannya, Tidak ada kata kecewa dan keluhan, Tidak ada kesombongan, Tidak ada kebencian, Tidak ada kedurhakaan kepada orang tua, Tidak ada kata memanjakan anak-anaknya, Tidak ada kata malas, Tidak ada kata tidak bisa, Tidak ada behenti, terus berlari, Tidak ada kata tidak layak, Tidak ada kata nyaman, Tidak ada kata tidak bersyukur, Kecuali kata terima kasih Ya Allah atas segala-galanya”.
Sedikit gambaran tentang beliau, H. Basrizal Koto atau orang lebih suka memanggilnya Basko. Basko mempunyai banyak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, diantaranya: PT. Basko Minang Plaza (shopping center), PT. Bastara Jaya Muda (Tambang Batu Bara), PT Riau Agro Mandiri (Peternakan Sapi) dan masih banyak yang lainnya, tetapi saya tidak akan menyebutkan semuanya. Karena tujuan saya disini akan berbagi, apa saja kiat menjadi saudagar menurut H. Basrizal Koto yang saya kutip dari buku yang telah disebutkan tadi yaitu berani memualai, pekerja tangguh, bagun pagi, pekerja tanguh, tidak ada yang tidak bisa, keluarkan hak orang lain, karyawan adalah aset, kuasai komunikasi, manfaatkan kesempatan, menjaga komitmen, menerobos penghalang, menjaga siaturahmi, fokus bisnis dan hormat kepada orang tua.       


KESIMPULAN
 H. Basrizal Koto merupakan pengusaha sukses dibalik kesuksesannya dulu kehidupan masa kecilnya begitu sangat tragis  dikarenakan ia dari keluaga orang miskin, ia berkesimpulan bahwa kemiskinan harus dilawan bukan untuk dinikmati. Kehidupan yang pahit di rasakan oleh Basrizal koto dia mulai bertekad kuat untuk merubah kehidupan keluarganya yang miskin. walaupun miskin dan tidak tamat sd disitu lah ia berfikir untuk harus bekerja giat untuk tidak merasakan hinaan dari orang-orang yang menggangap ia tidak bisa untuk menjadi orang yang terpandang. Dengan tekad yang kuat Basrizal Koto pergi merantau dan atas izin ibunya ia mengamalkan pesan ibunya yaitu  pesanya 3 K  yaitu pandai-pandai berkomunikasi, manfaatkan peluang dan kesempatan, serta bekerjalah dengan komitmen tinggi. 3 K itulah yang dia terapkan dalam ia melakukan setiap usahanya. Roda bumi berputar ada kalanya kita ada di atas dan ada kalanya kita dibawah. Kesuksesan seseorang tidak ada yang tau kapan bisa darasakan dan kapan kita bisa terjatuh. Tidak disangka berkat komunikasi dan kejujuran serta dapat dipercaya atas komitnmen yang baik Basrizal Koto hingga sampai saat ini menjadi pengusaha sukses yang ada di pulau sumatera. Dengan  3 K itulah ia  andalakan untuk membangun dan memajukan bisnis dan usahanya. Sehingga Basrizal sekarang beberapa perusahaan yang masuk dalam MCB Group miliknya adalah PT. Basko Minang Plaza (pusat belanja), PT.Cerya Riau Mandiri Printing (CRMP) (percetakan), PT.Cerya Zico Utama (properti), PT.Bastara Jaya Muda (tambang batubara), PT. Riau Agro Mandiri (penggemukan, impor dan ekspor ternak), PT. Riau Agro Mandiri Perkasa (pembibitan, pengalengan daging), PT. Indonesia Mesh Network (TV kabel dan Intdrnet), dan PT. Best Western Hotel (saat ini berubah nama menjadi Premier Basko Hotel) Padang. Premier Basko Hotel Padang adalah sebuah hotel berbintang lima yang terdiri dari 180 kamar yang beroperasi di Padang, Sumatera Barat. 
SARAN
Dapat kita lihat dari  perjalan sukses tokoh Basrizal Koto sebaiknya kita dapat mengambil contoh kerja keras dalam berusaha untuk mewujudkan suatu impian. Dalam melakukan usaha dapat kita ikuti dan lakukan seperti  Basrizal Koto yang mengamalakan 3 K  yaitu pandai-pandai berkomunikasi, manfaatkan peluang dan kesempatan, serta bekerjalah dengan komitmen tinggi  dengan itulah beliau dapat meraih kesuksesannya. Keujuran paling penting yang harus diterapkan dalam diri seorang enterpreneur dalam  usaha dan berbisnis.

REFERENSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar